Setelah peristiwa pengepungan Bani Hasyim oleh kaum Quraisy dari tahun ketujuh sampai sepuluh kenabian, ternyata ujian bagi Nabi Muhammad SAW belumlah berakhir. Setelah itu dua orang yang selama ini menjadi sandaran da'wah Islam, yang senantiasa membantu dan juga menguatkan langkah kakinya, harus meninggalkannya. Yang pertama adalah paman beliau, yaitu Abu Thalib, laki-laki yang sejak kecil setelah ditinggalkan kakeknya tercinta yaitu Abdul Muthallib, senantiasa menanggung hidupnya, dan merawatnya hingga dewasa.
Minggu, 23 Agustus 2026
Senin, 17 Agustus 2026
Kekuasaan yang seharga segelas air minum
Diceritakan bahwa As-Sammak menemui Ar-Rasyid. Pada saat itu
Harun meminta air minum. Pelayannya datang membawa segelas air. Tatkala
Harun mengangkat gelas untuk diminum, As-Sammak berkata, “Tahanlah
Wahai Amirul Mukminin, andaikata orang-orang mencegahmu untuk
Meminum air ini, berapa yang akan kau keluarkan unruk membeli air ini?”
Flarun menjawab, “Akan saya beli dengan separuh kerajaanku.”
As-Sammak berkata, “Minumlah semoga Allah memberi kenikmaran
Untukmu!”
Tatkala F{arun telah selesai minum As-Sammak berkata, “Saya ber-
Tanya kepadamu andaikata air itu tidak bisa keluar dari perutmu, dengan
Har gaberapa kau akan membayarnya ? “
Harun menjawab, “Dengan semua kerajaanku!”
As-Sammak berkata, “Jika harga kerajaanmu harganya sama dengan
Seteguk air dan sekali buang air kecil, sudah sepanrasnya oranB-orang
Tidak memperebutkannya ! “
Mendengar perkataan ini Harun menangis. (Tarikh khulafa, As Suyuti)
Harun Ar Rasyid, khalifah yang menjaga hadis
Ibnu Asakir meriwayatkan dari Abu'Aliyyah dia berkata, "Harun
Ar-Rasyid menangkap seorang zindiq,lalu dia memerintahkan agar orang
itu dipenggal kepalanya.Zindiqitu berkata kepadanya, "Mengapa kau akan
penggal kepalaku?"
Harun berkata, "IJntuk membuat manusia tenang dari tindakan-
tindakanmu. Dimanakah posisimu dari seribu hadits yang kau palsukan atas
nama Rasulullah, padahal Rasulullah tidak pernah mengatakan satu huruf
pun dari apa yang kamu ucapkan? Dimana kedudukanmu wahai musuh
Allah, jika dibandingkan dengan Abu Ishaq lyl-Fazaridan Abdullah bin Al-
Mubarak yang menyeleksi hadits dan menyeleksinya huruf perhuruf lalu
meriwayatkannya kepada manusia. " (Tarikh Khulafa, Imam As Suyuti)
Sabtu, 13 Juni 2026
Rela berpura-pura menjadi pengemis demi ilmu
Dahulu ada masa dimana orang-orang begitu memuliakan ilmu dan orang yang berilmu, sehingga mereka rela untuk mengorbankan apapun demi meraihnya. Begitu pula yang dilakukan oleh seorang yang bernama Baqi Abdurahman bin Ahmad, yang hidup di masa fitnah terhadap ulama yang berpegang teguh kepada ajaran Islam yang benar seperti menggenggam bara api. Kisahnya sendiri ditulis oleh Imam Adz Dzahabi dalam Siyar A'lam an Nubala (13/292-294). Cucu Baqi Abdurrahman bin Ahmad mengatakan, "Aku pernah mendengar ayahku bercerita, " Suatu waktu ayah melakukan perjalanan dari Mekah menuju Bagdad. tujuan utamanya adalah agar bisa bertemu dengan Imam Ahmad bin Hanbal. Ayah berkata, "ketika sudah dekat dengan Bagdad, aku mendapatkan berita tentang ujian (yang menimpa Imam Ahmad). Kabarnya juga beliau dicekal (dilarang untuk bermajlis). Aku sangat sedih." Ketika telah tiba di kota Bagdad dia pun meminta ditunjukan rumah Imam Ahmad, lalu dia mendatangi rumahnya dan mengetuk pintu rumahnya. Beliau pun keluar rumah, lalu aku berkata, " Wahai Abu Abdillah, aku adalah lelaki asing yang jauh rumahnya. Ini adalah kali pertama aku berkunjung ke negeri ini. Aku adalah seseorang yang mempelajari hadis. Tujuanku pergi ke negeri ini tidak lain adalah untuk bertemu dengan tuan."
Senin, 27 April 2026
قصة غريبة لقاضٍ حلّ ثلاث قضايا صعبة
تَتَناوَلُ هَذِهِ الْقِصَّةُ الَّتِي دارَتْ أَحْداثُها فِي الْعَصْرِ الذَّهَبِيِّ لِلْخِلافَةِ الْعَبّاسِيَّةِ فِي بَغْدادَ الْفَرْقَ الْجَوْهَرِيَّ بَيْنَ قاضِيَيْنِ؛ أَحَدُهُما اشْتَهَرَ بِالْحِكْمَةِ وَالْعَدْلِ، وَالْآخَرُ بِالظُّلْمِ وَالْجَوْرِ. قَرَّرَ الْخَلِيفَةُ التَّنَكُّرَ فِي زِيِّ تاجِرٍ لِيَتَحَقَّقَ بِنَفْسِهِ مِنْ أَحْوالِ الْقَضاءِ.
الْقاضِي الظّالِمُ: شَهِدَ الْخَلِيفَةُ كَيْفَ كانَ هَذا الْقاضِي يَحْكُمُ عَلَى النّاسِ بِغَطْرَسَةٍ، حَيْثُ سَجَنَ ثَلاثَةَ شَبابٍ أَبْرِياءَ رَغْمَ شَهادَةِ الْعُلَماءِ وَالتُّجّارِ بِبَراءَتِهِمْ، مِمّا أَثارَ غَضَبَ الْخَلِيفَةِ.
رِحْلَةُ الْقاضِي الْعادِلِ: فِي طَرِيقِهِ إِلى الْقاضِي الْحَكِيمِ، واجَهَ الْخَلِيفَةُ ثَلاثَ قَضايا مُعَقَّدَةً:
- نِزاعٌ عَلَى حِصانٍ: ادَّعَى فَقِيرٌ أَعْرَجُ أَنَّ حِصانَ الْخَلِيفَةِ مِلْكٌ لَهُ.
- قَضِيَّةُ بائِعِ الْحَلِيبِ: خِلافٌ بَيْنَ بائِعٍ وَمُشْتَرٍ عَلَى مِلْكِيَّةِ نُقُودٍ.
- قَضِيَّةُ الْجارِيَةِ: ادِّعاءٌ مُتَبادَلٌ بَيْنَ عالِمٍ وَفَلّاحٍ بِمِلْكِيَّةِ جارِيَةٍ.
حَلُّ الْقَضايا بِالْحِكْمَةِ: تَمَكَّنَ الْقاضِي الْحَكِيمُ مِنْ حَلِّ الْقَضايا بِفَضْلِ ذَكائِهِ وَقُوَّةِ مُلاحَظَتِهِ:
- فِي قَضِيَّةِ الْحِصانِ: لاحَظَ الْقاضِي تَفاعُلَ الْحِصانِ مَعَ صاحِبِهِ الْحَقِيقِيِّ، حَيْثُ أَظْهَرَ الْحِصانُ الْمَوَدَّةَ تُجاهَ الْخَلِيفَةِ وَرَفَضَ الْفَقِيرَ.
- فِي قَضِيَّةِ بائِعِ الْحَلِيبِ: وَضَعَ الْقاضِي النُّقُودَ فِي الْماءِ، وَبِظُهُورِ أَثَرِ الْحَلِيبِ عَلَيْها تَأَكَّدَ أَنَّ النُّقُودَ مِلْكٌ لِلْبائِعِ.
- فِي قَضِيَّةِ الْجارِيَةِ: اخْتَبَرَ الْقاضِي مَهارَةَ الْجارِيَةِ فِي التَّعامُلِ مَعَ أَدَواتِ الْكِتابَةِ، فَدَلَّتْ دِقَّتُها عَلَى أَنَّها نَشَأَتْ فِي بَيْتِ عالِمٍ.
الْخاتِمَةُ: بَعْدَ انْكِشافِ الْحَقِيقَةِ، كَشَفَ الْخَلِيفَةُ عَنْ هُوِيَّتِهِ، وَعَزَلَ الْقاضِيَ الظّالِمَ، وَأَطْلَقَ سَراحَ الْأَبْرِياءِ، وَكَرَّمَ الْقاضِيَ الْعادِلَ لِيَكُونَ مَنارَةً لِلْعَدْلِ فِي دَوْلَتِهِ.
Khalifah dan hakim yang bijaksana dan dhalim
Cerita ini berlatar di masa kejayaan Kekhalifahan Abbasiyah di Baghdad, di mana terdapat dua hakim dengan reputasi yang bertolak belakang. Satu hakim dikenal sangat bijaksana dan adil, sementara hakim lainnya dikenal kejam dan sering memihak kepada pihak yang kuat. Penasaran dengan perbedaan nyata di antara keduanya, Khalifah memutuskan untuk menyamar sebagai seorang pedagang agar bisa menyelidiki langsung cara kerja masing-masing hakim.
Senin, 20 April 2026
KAROMAH UMAR BIN KHATTAB
Dari Ibnu Umar berkata: “Umar mengirimkan pasukan yang disebut Sariyah, suatu hari ketika Umar sedang berkhutbah, tiba-tiba dia berteriak, “Wahai Sariyah, naiklah ke gunung!” dia mengulangi perkataan itu dua atau tiga kali. Hal ini membuat semua orang yang sedang mendengar khutbahnya merasa heran. Beberapa hari kemudian datanglah utusan dari pasukan, lalu Umar bertanya tentang kondisi pasukannya, lalu utusan itu berkata, “Wahai Amirul mu’minin, kami hampir dikalahkan, tiba-tiba kami mendengar suara teriakan yang berkata, “Wahai Sariyah, naiklah ke gunung!” sebanyak tiga kali, lalu kami mengikuti seruan itu, dan Allah pun mengalahkan musuh kami.”
Minggu, 23 November 2025
Abu Hanifah dan Kaum khawarij
Abu Hanifah telah berdebat dengan 20 kelompok (aliran) pada masanya. Dan disini akan disebutkan kepada kalian salah satu perdebatan yang terjadi antara beliau dengan kaum Khawarij — yaitu kelompok yang telah membunuh Sayyidina Ali radhiyallahu ta'ala ‘anhu, kelompok yang telah diberitakan oleh Nabi ﷺ tentang mereka bahwa "kalian akan meremehkan shalat kalian dibandingkan shalat mereka, dan puasa kalian dibandingkan puasa mereka; mereka keluar dari agama sebagaimana anak panah melesat dari busurnya."
Jumat, 19 September 2025
Pembangunan Masjid Nabawi
Langkah pertama yang diambil Rasulullah n, dalam menegakkan dakwah adalah membangun masjid. Pembangunan masjid merupakan hal penting agar masjid dapat menjadi pusat ibadah, dakwah, dan musyawarah antar kaum Muslim.
Ia membeli tanah milik dua orang
anak yatim dari Bani Najjar, lalu kaum muslimin meratakannya dan menyusun
batu-batunya sebagai kiblat masjid menuju ke ke arah Baitul Maqdis.
Minggu, 07 September 2025
KHUTBAH TERSINGKAT TAPI PENUH MAKNA
Ada seorang ulama yang masyhur di negara Tunisia, beliau bernama Muhammad at-Tahir bin 'Asyur (1879–1973), atau yang lebih dikenal dengan Ibnu 'Asyur, seorang ulama dan ahli tafsir terkemuka dari Tunisia yang terkenal dengan karya tafsirnya Al-Tahrir wa al-Tanwir dan bukunya tentang tujuan hukum Islam, Maqashid al-Shari'ah al-Islamiyyah. Ia seorang reformis yang mencoba menjembatani pengetahuan klasik dan modern, serta dikenal sebagai tokoh yang kokoh pada pendiriannya dan keberaniannya dalam membela kebenaran. Beliau adalah lulusan Universitas Ez-Zitouna di Tunisia, di mana ia belajar berbagai ilmu keislaman seperti fiqih, hadits, dan bahasa Arab.
Kamis, 28 Agustus 2025
AHMAD SURKATI, ULAMA YANG TERLUPAKAN[1]
Kalau kita menyebutkan nama-nama para ulama yang pernah ada di negeri kita tercinta ini, tentu yang terlintas dibenak kita adalah nama-nama ulama yang sangat familiar di telinga kita, baik ulama zaman sebelum kemerdekaan maupun setelah kemerdekaan, sebut saja misalkan KH. Ahmad Dahlan, KH. Hasim Ashari, Buya Hamka, KH. Isa Anshori dll. Jarang sekali terlintas dipikiran kita nama seorang ulama yang satu ini, ya beliau adalah Ahmad Surkati, seorang ulama yang memiliki sepak terjang cukup luas dalam dunia dakwah pada masa menjelang kemerdekaan Indonesia. Jasa-jasanya dalam dunia dakwah tidak bisa dibilang sepele, akan tetapi walaupun demikian, tidak banyak orang yang mengenal beliau. Beliau memiliki nama lengkap Ahmad bin Muhammad bin Muhammad bin Muhammad bin Muhammad Assoorkatiy Al Khazraji Al Anshari.
Senin, 18 Agustus 2025
The Story of Umar ibn al-Khattab and the Milk-Selling Girl
From Abdullah ibn Zubair ibn Aslam, from his father, from his grandfather Aslam, he said:
“One night I was accompanying Umar ibn al-Khattab while he was patrolling in Madinah. When he felt tired, he leaned against a wall in the middle of the night. Then he heard a woman saying to her daughter, ‘My daughter, mix this milk with water.’
KISAH UMAR BIN KHATTAB DAN GADIS PENJUAL SUSU
Dari Abdullah bin Zubair bin Aslam, dari bapaknya, dari kakeknya Aslam, beliau berkata:
“Suatu malam aku sedang menemani Umar bin Khattab berpatroli di Madinah. Ketika beliau merasa Lelah, beliau bersandar ke sebuah dinding di tengah malam, beliau mendengar seorang Wanita berkata kepada putrinya,
Kamis, 14 Agustus 2025
JABIR BIN ABDILLAH, SAHABAT TELADAN DALAM MENUNTUT ILMU
Islam Adalah agama yang sangat menekankan kepada umatnya agar bersemangat dalam menuntut ilmu, terutama ilmu agama. Begitu banyak dalil dalam Al-Qur’an maupun hadis yang memerintahkan kepada kaum Muslimin untuk selalu belajar dan terus belajar. Sehingga menuntut ilmu menjadi sebuah kewajiban yang tidak kalah pentinya dari kewajiban shalat lima waktu. Mungkin tidak ada agama di dunia ini yang menyuruh umatnya untuk giat dalam menuntut ilmu kecuali agama Islam.
Jumat, 13 Juni 2025
HAMKA, Da'i Sejati
A. Biografi H. Abdul Malik Karim Amrullah
Kali ini kita akan membahas seorang tokoh Islam yang bagi kalangan generasi tahun delapan puluhan tentu sudah tidak asing lagi, akan tetapi bagi generasi sekarang sepertinya hanya segelintir orang saja yang mengenal namanya, bahkan mungkin tidak sedikit yang sama sekali tidak mengenalnya. Ya, dia adalah H. Abdul Malik Karim Abdullah bin Abdul Karim Amrullah, atau yang lebih dikenal dengan nama Hamka. Beliau lahir pada hari ahad, 16 Februari 1908 di Sungai Batang, Maninjau, Sumatra Barat.
Minggu, 13 Oktober 2024
Pengumpulan Al Qur'an di masa Abu Bakar
Pengumpulan Al-Qur'an pada masa Khalifah Abu Bakar Ash-Shiddiq adalah salah satu peristiwa penting dalam sejarah Islam yang terjadi setelah wafatnya Nabi Muhammad SAW. Pengumpulan ini dilakukan untuk melestarikan wahyu Ilahi yang telah diturunkan selama lebih dari dua puluh tahun masa kenabian.
Senin, 19 Agustus 2024
HIJRAHNYA SAHABAT ABU SALAMAH
Setelah peristiwa baiat yang kedua, atau baiat kubro, para sahabat mulai diijinkan untuk berhijrah ke Yatsrib, tentunya ini adalah momen yang penting dan juga yang ditunggu-tunggu oleh kaum muslimin. Besar harapan mereka agar di sana mereka bisa hidup dengan tenang dan bisa menjalankan perintah Allah, tanpa ada gangguan dan ancaman yang selama ini mereka rasakan di Mekah. Dengan penuh semangat, kaum muslim satu persatu mulai berhijrah walaupun mereka harus rela meninggalkan sebagian atau bahkan semua harta yang telah mereka usahakan selama ini,bahkan lebih dari itu, mereka juga harus berpisah dengan keluarganya.
Sabtu, 10 Agustus 2024
KISAH ORANG YANG SAKIT KUSTA, ORANG BOTAK DAN ORANG YANG BUTA
Dari Abu Hurairah Radhiyallahu ‘anhu bahwasanya ia pernah mendengar Nabi Muhammad Shalallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
Senin, 29 April 2024
KISAH KILAB
Perasaan antara ayah dan anak sangatlah kuat. Seorang ayah akan senantiasa bisa merasakan apa yang dialami oleh anaknya walaupun terpisah oleh jarak yang jauh. Hal ini telah dibuktikan dalam kisah nabi Ya’qub dan anaknya nabi Yusuf.
Minggu, 28 Januari 2024
Al Khansa ibunda para syuhada
Nama aslinya adalah Tamadhar binti Amru bin al Haris bin asy Syarid. Dia dianggap sebagai perempuan yang memiliki kelebihan dalam membuat syair di masa jahiliyahnya. Disaat kematian saudaranya Syakhr, dia membuat sebuah syair yang menjadi syair terkenal dalam hal syair duka cita.
Berburu Harta Warisan Nabi
Para Nabi Alllah adalah manusia pilihan yang diutus untuk membawa misi yang sangat mulia, yaitu menyampaikan risalah kepada umat manusia aga...













