The Zamzam well has existed since the time of Prophet Ishmael. After his passing, the Zamzam well was buried and covered by soil. Then came the era of Abdul Muttalib (the grandfather of Prophet Muhammad ï·º). One day, he dreamed of someone approaching him while he was sleeping next to the Kaaba, near the Black Stone. He was commanded to dig the Zamzam well. At that time, the Quraysh people knew about the story of the well that had existed since the time of Prophet Ishmael, but they did not know its location. After waking up from his dream,
Minggu, 05 Juli 2026
Minggu, 11 Januari 2026
SEJARAH BAITUL MAQDIS
Dari Penaklukan Islam hingga Realitas Kontemporer
Pendahuluan
Baitul Maqdis—yang dikenal juga
sebagai Al-Quds atau Jerusalem—merupakan salah satu kota paling tua dan paling
diperebutkan dalam sejarah manusia. Kota ini memiliki kedudukan sakral bagi
tiga agama samawi: Islam, Kristen, dan Yahudi. Dalam Islam, Baitul Maqdis
menempati posisi istimewa sebagai kiblat pertama, tempat Isra’ Mi’raj, serta tanah
para nabi. Sejak ditaklukkan oleh kaum Muslimin pada abad ke-7 M, kota ini
mengalami pergantian kekuasaan yang panjang dan penuh dinamika hingga hari ini.
Jumat, 19 September 2025
Pembangunan Masjid Nabawi
Langkah pertama yang diambil Rasulullah n, dalam menegakkan dakwah adalah membangun masjid. Pembangunan masjid merupakan hal penting agar masjid dapat menjadi pusat ibadah, dakwah, dan musyawarah antar kaum Muslim.
Ia membeli tanah milik dua orang
anak yatim dari Bani Najjar, lalu kaum muslimin meratakannya dan menyusun
batu-batunya sebagai kiblat masjid menuju ke ke arah Baitul Maqdis.
Rabu, 18 Juni 2025
BANGSA ARAB PRA-ISLAM
Bangsa arab pra-Islam maksudnya adalah kehidupan orang-orang yang tinggal di jazirah arab sebelum masa Islam atau sebelum diutusnya Nabi Muhammad ke tengah-tengah bangsa arab. Kata arab mempunyai makna gurun pasir (sakhra), kata ini dinisbatkan kepada kakek mereka yaitu ya’rib. Sehingga kata arab disematkan kepada orang-orang yang tinggal di belahan bumi ini, maka disebutlah jazirah arab. Jazirah arab sendiri dibagi menjadi 5: Tihamah, Hijaz, Yaman, Nejd dan Bahrain. Batas wilayah timur adalah teluk Oman dan teluk arab, sebelah barat teluk Aqabah dan laut merah, sebelah Selatan teluk Aden dan laut arab, sementara di sebelah utara berbatasan dengan Irak dan Syam.
Sabtu, 14 Juni 2025
Biografi Imam Ibn Hibban
Nama lengkap beliau adalah Abu Hatim Muhammad bin Hibban bin Ahmad bin Hibban bin Mu’adz bin Ma’bad bin sahid bin Hadyah bin Murah at Tamimi ad Darimi al Busti, al Imam al ’Allaamah al Hafidz al Mujawwid. Beliau dilahirkan sekitar tahun 274 hijriyah. Beliau wafat di Sijistan, tepatnya di daerah Busti, yaitu salah satu wilayah di Afganistan pada bulan Syawal tahun 354 hijriyah pada usia 80 tahun.
Jumat, 13 Juni 2025
AWAL MUNCUL FITNAH DI MASA UTSMAN BIN AFFAN Radiyallahu 'anhu
Setelah wafatnya Nabi Muhammad, kaum muslimin memasuki masa kepemimpinan para khulafaur rasyidin yaitu empat orang sahabat yang mulia yang mana Rasulullah telah meridhai mereka di masa hidupnya. Setiap khalifah memiliki dan menghadapi tantangan dan ujian masing-masing yang cukup berat, di masa Abu Bakar, dia harus menghadapi gerakan pemurtadan dan juga kemunculan orang-orang yang mengaku nabi, dimana mereka memiliki para pengikut yang jumlahnya begitu banyak. Di masa Umar bin Khatab, dia harus menghadapi dua kekuatan besar di jaman itu, yaitu Persia dan Romawi. Maka dari dua pemimpin itu, secara umum musuh yang mereka hadapi adalah musuh dari luar yang terlihat dengan jelas.
Senin, 11 September 2023
Penggalian sumur zam zam oleh Abdul Muthalib[1]
Sumur zam zam mulai ada sejak zaman Nabi Ismail, sepeningggalan beliau, sumur zam zam pun terkubur dan tertutup oleh tanah. Tibalah masa Abdul Muthalib (kakek Rasulullah ï·º), suatu hari dia bermimpi didatangi seseorang Ketika sedang tidur disamping Ka’bah dekat hajar aswad, dia diperintahkan untuk menggali sumur zam zam. Ketika itu, orang-orang quraisy mengetahui akan cerita sumur tersebut yang ada sejak zaman Nabi Ismail, akan tetapi mereka tidak tahu dimana letaknya. Setelah terbangun dari mimpinya, abdul Muthalib pun mengumumkan mimpinya itu kepada orang Quraisy, lalu mereka bertanya,
Minggu, 10 September 2023
The cause of the victory of the Muslims in the Yarmuk war
The Yarmuk War took place for approximately 3 months, in the year 13 Hijriah. Starting from the caliphate of Abu Bakr and ending during the caliphate of Umar bin Khattab. In this war, the number of Muslim troops was 40 thousand, while the Roman troops numbered 200 thousand. It is said that there was a priest who ordered two Christian people to spy on the Muslim troops. After doing this, these two people told the priest what they had seen, "I have come to bring you news about a gentle people. They ride old and weak horses, at night they are like monks because they are diligent in worship and during the day they are strong horsemen. They were busy repairing arrows and sharpening spears. If you invite your seatmate to talk, he will not understand what you are saying because of the noise of their voices reading the Qur'an and doing dhikr."
So the priest said, "There has come to you a people whom you cannot possibly defeat."
That was the condition of the Muslim troops at that time. Where victory in battle is not just due to the large number of troops, or because of the great equipment used. But because of his closeness to his Rabb. This is truly a very valuable lesson for all of us, so never feel proud of what you have, while you forget what we should have, namely faith and devotion to Allah.
The History of Zamzam Well
The Zamzam well has existed since the time of Prophet Ishmael. After his passing, the Zamzam well was buried and covered by soil. Then came ...














