Para Nabi Alllah adalah manusia pilihan yang diutus untuk membawa misi yang sangat mulia, yaitu menyampaikan risalah kepada umat manusia agar mereka hanya beribadah kepada Allah semata.
وَلَقَدْ بَعَثْنَا فِي كُلِّ أُمَّةٍ رَسُولًا أَنِ اعْبُدُوا اللَّهَ وَاجْتَنِبُوا الطَّاغُوتَ
Akan tetapi, mereka sendiri hanyalah manusia biasa yang memiliki batasan untuk hidup di muka bumi ini sebagaimana yang lainnya. Walaupun Allah telah memberikan kelebihan dan keutamaan yang lebih dari manusia lain, akan tetapi sunnatullah tetaplah berlaku kepada mereka, terutama dalam hal kematian. Lantas apakah yang mereka tinggalkan kepada umatnya ketika mereka pergi meninggalkan dunia ini? Apa warisan yang dibagikannya kepada keluarganya, dan juga sahabatnya? Ternyata apa yang mereka wariskan bukanlah harta benda dunia, ataupun kerajaan, bukan pula ilmu dunia, akan tetapi yang mereka wariskan adalah ilmu yang berkaitan dengan kehidupan setelah mati, ilmu agama. Hal ini sebagaimana yang telah disampaikan oleh Nabi Muhammad SAW:
وَإِنَّ الْعُلَمَاءَ وَرَثَةُ الْأَنْبِيَاءِ وَإِنَّ الْأَنْبِيَاءَ لَمْ يُوَرِّثُوا دِينَارًا وَلَا دِرْهَمًا وَرَّثُوا الْعِلْمَ فَمَنْ أَخَذَهُ أَخَذَ بِحَظٍّ وَافِرٍ (رواه أبو داود)
"Para ulama adalah pewaris para nabi, dan para nabi tidak mewariskan dinar dan dirham, mereka hanyalah mewariskan ilmu. Barangsiapa mengambilnya maka ia telah mengambil bagian yang banyak.” (Hadits Riwayat Tirmidzi, Abu Dawud no.3641)
Ilmu adalah cahaya bagi akal manusia, Islam sangat menganjurkan pemeluknya untuk senantiasa menuntut ilmu yang dengannya urusan dunia bisa tegak, dan juga yang menegakan agama di atas kebenaran, petunjuk dan cahaya. Dengan ilmu agama seseorang bisa mengetahui mana yang halal dan yang haram, mana yang benar dan mana yang salah, dia bisa mengetahui akidah yang benar, serta ibadah yang sesuai dengan tuntunan Nabi Muhammad, yang dengannya akan mendapatkan keselamatan di dunia dan akhirat. Maka tidak heran jika Allah menjadikan kedudukan para penuntut ilmu dan juga para ulama begitu mulia. Dan barangsiapa yang mengambil warisan para Nabi, yaitu mempelajari ilmu, mengajarkannya, mengamalkannya, maka dia telah mendapatkan bagian yang sempurna.







0 comments:
Posting Komentar