Cari Blog Ini

Barangsiapa yang Allah kehendaki kebaikan, Allah pahamkan terhadap agamanya

Ilmu itu sebelum perkataan dan perbuatan

Jumat, 21 Maret 2025

MELURUSKAN NIAT BERIBADAH DI 10 HARI TERAKHIR RAMADHAN

Salah satu nikmat diantara sekian banyak nikmat yang Allah anugerahkan kepada kita semua dan patut kita syukuri, yaitu kita masih diberikan kesempatan bisa merasakan kembali pengalaman berada 10 hari terakhir di bulan Ramadhan untuk yang kesekian kalinya dalam hidup kita. Dan kita tidak akan pernah tahu karena hanya Allahlah maha mengetahui perkara ghaib, apakah tahun depan Allah masih akan memberikan kesempatan kepada kita bisa merasakannya ataukah justru sebaliknya, bahwa ini adalah ramadhan kita yang terakhir. 

PANDUAN I'TIKAF RAMADHAN

.      Pengertian

Secara literal (lughatan), kata “الاعْتِكاف” berarti “الاحتباس” (memenjarakan)[1]. Ada juga yang mendefinisikannya dengan:

حَبْسُ النَّفْسِ عَنْ التَّصَرُّفَاتِ الْعَادِيَّةِ 

“Menahan diri dari berbagai kegiatan yang rutin dikerjakan”[2].

Dalam terminologi syar’i (syar’an), para ulama berbeda-beda dalam mendefinisikan i’tikaf  dikarenakan perbedaan pandangan dalam penentuan syarat dan rukun i’tikaf[3]. Namun, kita bisa memberikan definisi yang umum bahwa i’tikaf adalah:

الْمُكْث فِي الْمَسْجِد لعبادة الله مِنْ شَخْص مَخْصُوص بِصِفَةٍ مَخْصُوصَة

“Berdiam diri di dalam masjid untuk beribadah kepada Allah yang dilakukan oleh orang tertentu dengan tata cara tertentu” [4].

2.    

Jumat, 14 Maret 2025

Tingkatan Puasa yang paling tinggi

Di bulan Ramadhan kaum muslimin diperintahkan untuk menjalankan ibadah puasa, ibadah dimana seseorang dilarang untuk makan dan minum serta melampiaskan syahwatnya kepada lawan jenis. Tujuan dari ibadah ini adalah agar dia menjadi orang yang bertakwa kepada Allah, sebagaimana yang termaktub dalam QS. Al Baqarah ayat 183.

Rela berpura-pura menjadi pengemis demi ilmu

 Dahulu ada masa dimana orang-orang begitu memuliakan ilmu dan orang yang berilmu, sehingga mereka rela untuk mengorbankan apapun demi merai...