Cari Blog Ini

Barangsiapa yang Allah kehendaki kebaikan, Allah pahamkan terhadap agamanya

Ilmu itu sebelum perkataan dan perbuatan

Tampilkan postingan dengan label AQIDAH. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label AQIDAH. Tampilkan semua postingan

Minggu, 23 November 2025

Abu Hanifah dan Kaum khawarij

Abu Hanifah telah berdebat dengan 20 kelompok (aliran) pada masanya. Dan disini akan disebutkan kepada kalian salah satu perdebatan yang terjadi antara beliau dengan kaum Khawarij — yaitu kelompok yang telah membunuh Sayyidina Ali radhiyallahu ta'ala ‘anhu, kelompok yang telah diberitakan oleh Nabi ﷺ tentang mereka bahwa "kalian akan meremehkan shalat kalian dibandingkan shalat mereka, dan puasa kalian dibandingkan puasa mereka; mereka keluar dari agama sebagaimana anak panah melesat dari busurnya."

Jumat, 12 September 2025

CINTA KEPADA RASULULLAH YANG HAKIKI

Mencintai Rasulullah Saw merupakan kewajiban bagi setiap muslim. Bahkan  seseorang belum dikatakan beriman dengan iman yang sempurna sebelum ia mencintai Rasulullah Saw melebihi cintanya kepada manusia dan harta. Karena, mencintai Rasulullah Saw termasuk perkara ushuluddin (pokok agama). Ini  bukti dan konsekuensi beriman kepada Allah dan Rasul-Nya. Inilah makna syahadatain yang wajib diikrarkan oleh seorang muslim, baik dari orang kafir yang masuk Islam atau orang Islam yang terlahir dalam Islam.

Kamis, 23 November 2023

Kitab Utsul Tsalasah

Kitab ini adalah salah satu dari sekian banyak kitab yang ditulis oleh ulama abad 19. Kitab ini membahas tentang pokok-pokok dalam ajaran Islam yang harus diketahui oleh kaum muslimin, terutama yang berkaitan dengan akidah. Disusun secara ringkas agar mudah untuk dihapal dan juga diamalkan. Kitab ini sangat cocok bagi penuntut ilmu pemula.   

Kitab Utsul Tsalasah

Senin, 31 Mei 2021

MENCARI HIDAYAH


 Setiap kali kita mendengar ceramah, seorang penceramah pasti memulai ceramahnya dengan perkataan "Barang siapa yang diberikan petunjuk oleh Allah , maka tidak seorang pun yang bisa menyesatkannya, dan barang siapa yang disesatkannya, maka tidak ada seorang pun yang bisa memberinya petunjuk". dengan demikian maka seolah-olah petunjuk atau hidayah itu hanyalah hak preogatif Allah semata, benarkah demikian?

Rela berpura-pura menjadi pengemis demi ilmu

 Dahulu ada masa dimana orang-orang begitu memuliakan ilmu dan orang yang berilmu, sehingga mereka rela untuk mengorbankan apapun demi merai...